Ratusan Petani Inhu, Berbagai Desa Memperkuat Jaringan Pembangunan Daerah

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Des 2025 10:36 54 Amat Jaya

INHU|KX- Ratusan petani dari berbagai desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri kegiatan Hari Temu Tani Inhu 2025 yang digelar pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan budidaya, memperkuat jaringan, serta mendorong kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan daerah.

Acara Hari Temu Tani (Farmer Field Day/FFD) yang diselenggarakan oleh Widya Erti Indonesia (WEI) bekerja dama dengan Unilever. Acara berlangsung di Aula Kantor Camat Kelayang

tampak hadir perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan provinsi Riau Bok. dr. Defris Atmaja  Executive Direktur widya erti indonesia, Made wiranata krisna,Camat kelayang yang diwakili oleh sekcam bok Tukikin. SP Project koordinator widya erti indonesia  Sutoyo,Babinkamtibmas kec. Kelayang.

Sementara itu Perwakilan Dinas pertanian Provinsi riau  meyampaikan, program ini juga memperkuat dua organisasi petani lokal, yaitu Aliansi Petani Sawit Swadaya Indragiri (APSSI) dan Asosiasi Gerakan Pembangunan Sawit Mandiri (AGPSM), sebagai fondasi awal menuju sertifikasi ISPO dan RSPO.

Selain fokus pada GAP, WEI juga memberikan perhatian serius pada kesetaraan gender dan peningkatan ekonomi perempuan.

Sepanjang 2025, sebanyak 457 perempuan mengikuti pelatihan Pengembangan Ekonomi Perempuan (PEP), dan 810 orang mengikuti
pelatihan Kesetaraan Gender.

“Petani bukan hanya pelaku produksi, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Melalui temu tani ini, kami ingin memastikan mereka mendapatkan pengetahuan yang relevan agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujarnya.

Perwakilan WEI menyatakan,
Dihadiri oleh total 200 peserta, termasuk perwakilan dari Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Inhu, Muspika, Perusahaan Bibit Sawit Unggul Dami Mas Sejahtera, serta alumni dan calon peserta SLKS, acara ini menjadi wadah penting untuk menggalang dukungan pemangku kepentingan (stakeholders).

Diskusi yang intensif diharapkan menghasilkan saran dan dukungan positif terhadap rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh alumni SLKS di tahun 2026, memastikan praktik budidaya berkelanjutan terus berjalan.

Sekcam Kelayang dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh kolaborasi semua pihak untuk memajukan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Dengan terselenggaranya Hari Temu Tani Inhu 2025, diharapkan terjadi akselerasi pembangunan pertanian yang lebih inklusif, inovatif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan petani di Indragiri Hulu.

LAINNYA