Transparansi Penyaluran Alsintan Maros Dipuji DPD LIN Sulsel Usai Pembagian 10 TR4

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Des 2025 23:16 116 Admin

Maros, Sulsel. Kuantanxpress— Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 10 unit traktor roda empat (TR4) oleh Pemerintah Kabupaten Maros mendapat sorotan positif. Tidak hanya memberi harapan baru bagi petani, proses distribusinya juga mendapat apresiasi dari DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulawesi Selatan karena dianggap transparan dan tepat sasaran.

Penyerahan traktor berlangsung di Gudang Rice Milling Unit Haji Sahabu, Dusun Bombongi, Desa Tenringangkae, Kecamatan Mandai, pada 12 Desember 2025. Bantuan ini merupakan hasil fasilitasi dari Kementerian Pertanian setelah proposal pengajuan kelompok tani diverifikasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros.

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Kepemilikan Pribadi

Wakil Bupati Maros, Andi Muhtazim Mansyur, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian.

“Ini adalah bantuan pemerintah pusat, bukan milik pribadi siapa pun. Hari ini kita menyerahkan 10 TR4 untuk mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas petani,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa percepatan pemberian alsintan ini selaras dengan program nasional Asta Cita, khususnya dalam memperkuat sektor pangan.

“Tugas daerah adalah memastikan implementasi Asta Cita berjalan di lapangan. Kita harus hadir untuk petani,” ujarnya.

Kelompok Tani Akhirnya Mendapatkan Alat Setelah Menunggu Bertahun-tahun

Salah satu penerima, Gapoktan Limpoccoe dari Kecamatan Cendrana, telah mengajukan proposal selama dua hingga tiga tahun. Ketua Gapoktan, H. Sahrial, bersyukur karena permohonan mereka akhirnya direspons.

“Kami mengikuti mekanisme yang berlaku. Dengan TR4 ini, kami berharap musim tanam bisa bertambah menjadi tiga kali setahun,” katanya.

Apresiasi datang dari Lembaga Investigasi Negara DPD LIN Sulsel melalui ketuanya, Amir Perwira. Ia menilai penyaluran bantuan ini sebagai bukti nyata bahwa pemerintah hadir dengan keberpihakan yang jelas kepada petani.

“Kami memberi apresiasi kepada Pemkab Maros dan Kementerian Pertanian. Prosesnya jelas, ada proposal, ada verifikasi, dan sesuai juknis. Transparansi ini penting dan harus dipertahankan,” ujar Amir.

Sebagai lembaga kontrol sosial, LIN Sulsel juga menyatakan komitmennya untuk mengawasi penggunaan traktor tersebut.

“Kami siap memantau di lapangan agar pemanfaatannya tepat sasaran. Jika dioptimalkan, dampaknya besar terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Dengan hadirnya 10 TR4 ini, harapan semakin besar bahwa pengolahan lahan akan lebih cepat, musim tanam bertambah, dan hasil panen meningkat. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pengawasan seperti DPD LIN Sulsel diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Maros.

Bantuan alsintan ini bukan hanya distribusi alat—tetapi langkah nyata untuk masa depan petani yang lebih sejahtera dan pertanian Maros yang lebih maju.(*) Irwan

LAINNYA