Kebakaran Stasiun Lambuang Bukittinggi, Enam Unit Usaha Terbakar dan Satu Warga Luka Bakar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 17:19 16 Admin

Bukittinggi (Sumbar), kuantan xpress – Kebakaran melanda kawasan Simpang Tugu Polwan, tepatnya di Stasiun Lambuang, Kota Bukittinggi, pada Sabtu sore (14/2/2026).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam setelah menerima laporan dari masyarakat. Dua unit tambahan dari Kabupaten Agam turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

“Kami menerima informasi kebakaran dan segera mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dari Kota Bukittinggi. Selain itu, dua unit tambahan dari Kabupaten Agam turut membantu proses pemadaman,” ujar Joni Feri.

Berdasarkan laporan, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain karena posisi kedai yang saling berdempetan. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran api sehingga sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan.

Dari informasi yang didapat, peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya enam unit usaha dan menyebabkan satu orang warga, Wijianto (42) mengalami luka bakar di punggung

Enam unit usaha yang terdampak kebakaran yakni Bakso Sejahtera milik Bude Ir, Nasi Goreng Wong Solo milik Eko, Ampera Putra milik Putra, Station Billiard milik Purnama Deki, Martabak Kubang milik H. Irpito, serta Kedai Rokok Fajar milik Parulian.

Proses pemadaman sempat terkendala akibat akses jalan menuju lokasi yang sempit, sehingga menyulitkan armada besar menjangkau titik api secara optimal. Meski demikian, berkat koordinasi dan kerja sama tim gabungan, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lainnya.

Sejumlah unsur turut membantu penanganan di lokasi, di antaranya Camat Guguk Panjang, lurah setempat, personel TNI dan Polri, PLN, PMI, serta masyarakat sekitar yang membantu proses pengamanan dan evakuasi barang.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait total kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha di kawasan padat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (CN)

LAINNYA