

Padang Panjang (Sumbar), kuantan xpress — Wakil Ketua Komite III DPD RI, H. Jelita Donal, Lc., bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Madinah, Arab Saudi, Senin (30/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelayanan ibadah haji tahun 2026, termasuk aspek kenyamanan dan kesehatan jamaah haji Indonesia.
Dalam rombongan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo, Wakil Ketua I Komite III DPD RI Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH, LL.M, serta Wakil Ketua III dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed.
Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah pengawasan dan evaluasi penyediaan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia. Penilaian dilakukan terhadap kualitas makanan, kandungan gizi, serta kesesuaian menu dengan kebutuhan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam keterangannya, Jelita Donal menegaskan bahwa konsumsi jamaah merupakan bagian penting dalam pelayanan haji yang harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

“Arahan ini bukan hanya soal makanan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga kesehatan serta kekhusukan jamaah dalam beribadah. Bersama DPD RI, kami terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan agar jamaah haji Indonesia dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujarnya saat dihubungi dari Madinah, Selasa (31/3/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dimatangkan melalui berbagai langkah strategis. DPD RI berkomitmen memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, mulai dari pembinaan jamaah, penyediaan fasilitas, hingga kenyamanan selama berada di Tanah Suci.
Selain rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Haji dan Umrah, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke dapur penyedia konsumsi jamaah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis serta standar kualitas makanan yang akan disajikan.
“Baru saja kami melaksanakan rapat bersama Dirjen Haji dan Umrah di Madinah membahas persiapan pelaksanaan haji dalam waktu dekat. Kami juga meninjau dapur untuk melihat sejauh mana kesiapan penyediaan makanan bagi jamaah haji Indonesia. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi kasus-kasus seperti sebelumnya,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026, sehingga jamaah Indonesia dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
(Charles Nasution)