
Inhu|KX– Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Zulfahmi Adrian, secara resmi membuka Pertemuan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan bersama pemangku kepentingan tingkat Kabupaten Indragiri Hulu. Kegiatan berlangsung di Ruang Narasinga, Kantor Bupati Inhu, Selasa siang, 21 April 2026.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan forum kemitraan ini penting untuk menyamakan persepsi terkait pengelolaan dan pelayanan fasilitas kesehatan di daerah.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar layanan kesehatan tetap optimal meski dihadapkan pada tantangan fiskal.
Sekda menjelaskan, Kabupaten Indragiri Hulu sebelumnya telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC). Namun saat ini status tersebut beralih menjadi UHC Prioritas akibat keterbatasan fiskal dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
“Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap menjaga kualitas layanan, khususnya di sektor kesehatan,” ujar Zulfahmi.
Untuk menjawab tantangan itu, Pemkab Inhu terus menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai potensi pendapatan yang belum optimal mulai digali, salah satunya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Kita harapkan pada 2027 PAD bisa meningkat. Saat ini fokus kita bekerja mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah agar program prioritas, termasuk kesehatan, tetap berjalan efektif,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan pemaparan dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Asfurina, SKM, AAAK, terkait penguatan kerja sama dengan fasilitas kesehatan di Kabupaten Indragiri Hulu.