Alpukat Keras Dibagikan, Orang Tua Siswa SDN 008 Tembilahan Hulu Pertanyakan Program MBG

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 09:11 20 Muhammad

Kuantanxpress.id – Tembilahan Hulu – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa kembali menuai sorotan.

Kali ini, keluhan datang dari orang tua murid SDN 008 Tembilahan Hulu terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada anak-anak.

Pada Sabtu (25/4/2026), beberapa orang tua mengungkapkan bahwa anaknya menerima buah alpukat yang masih keras dan belum layak konsumsi.

Ia mempertanyakan tujuan pembagian buah tersebut, apakah untuk langsung dimakan atau harus menunggu hingga matang.

“Untuk apa diberikan kalau belum bisa dimakan? Apa disuruh menunggu matang dulu atau diperam?” ujar Ros dengan nada kecewa.

Ia juga menyebutkan bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, siswa juga pernah menerima buah salak dalam kondisi busuk.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya masalah dalam pengelolaan dapur penyedia makanan.

Adapun menu yang dibagikan hari itu terdiri dari jagung susu keju (jasuke), telur rebus, dan alpukat. Namun, alpukat yang diberikan dinilai tidak layak konsumsi sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh siswa.

Orang tua tersebut berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kualitas makanan yang disalurkan.

Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan program yang menggunakan anggaran negara, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar diawasi.

“Ini bukan sekali terjadi. Harapannya segera dibenahi, karena ini menyangkut kesehatan anak-anak dan menggunakan uang negara,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun penyedia makanan terkait keluhan tersebut.

LAINNYA