
Kuantanxpress.id – Indragiri Hilir – Jejeran Bubur Asyura terpajang di masing-masing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Tampak warga Tembilahan dan kecamatan sekitar ramai berbondong ke Lapangan Gajahmada Tembilahan pada Kamis (25/6) petang, mencari berkah dengan mendengar lantunan Ayat Suci Al Qur’an, selawat, tahlil, ceramah agama serta bonusnya dapat menikmati Bubur Asyura yang tersedia gratis di stan masing-masing OPD.
Event Gema Muharram yang digelar pemda tiap tahun ini, diharapkan Bupati Inhil Herman, jadi washilah turunnya Rahmat Allah SWT ke negeri ini.
“Muharram adalah bulan mulia, mari kita perbanyak doa hari ini, mohon ampunan kepada Allah SWT dan panjatkan doa agar Negeri kita senantiasa diberkahi dan masyarakatnya hidup sejahtera,” ungkap Orang Nomor Satu di Inhil tersebut.
Selanjutnya Bupati berharap, mengawali Tahun Baru Islam masyarakat Inhil dapat menjadi lebih baik lagi dan mengambil pelajaran dari tiap peringatan Hari Besar Islam.
“Banyak hikmah dalam sejarah Islam yang terjadi pada 10 Muharram, yang mengajarkan tentang keteguhan iman, memperbaiki akhlak dan pentingnya kepedulian sosial terhadap sesama,” lanjut Bupati Inhil.
Wujud kepedulian sosial ditunjukkan pemerintah daerah dengan memberi santunan kepada 250 anak yatim, dalam memenuhi kesunnahan Bulan Muharram yang menjadi momen Hari Haya Anak Yatim.
Sekilas sejarah 10 Muharram disampaikan dalam ceramah K.H Fakhruddin Nur, ulama asal Kuala Tungkal, ia cerita tentang penyelamatam Nabi Musa a.s dari kejaran Firaun, taubatnya Nabi Adam a.s hingga momen pasca banjir bandang yang melanda umat Nabi Nuh a.s .(Muhammad)