
Kuantanxpress.id – TEMBILAHAN — RSUD Puri Husada Tembilahan terus mematangkan kesiapan menghadapi penilaian Ombudsman tahun 2026.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat persiapan bersama Bagian Organisasi dan Tata Laksana (ORTAL) Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Setda Inhil), Rabu (26/8/2026).
Rapat yang digelar di RSUD Puri Husada Tembilahan itu dihadiri Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., jajaran pejabat eselon III dan IV, Tim Penilaian Pelayanan Publik RSUD Puri Husada, serta perwakilan Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan publik di lingkungan rumah sakit semakin siap, tertata, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., menegaskan bahwa seluruh unsur manajemen dan karyawan RSUD Puri Husada memberikan dukungan terhadap pelaksanaan persiapan penilaian tersebut.
Pembahasan tidak sekadar berkutat pada kelengkapan administrasi. Persiapan penilaian Ombudsman juga menjadi ruang evaluasi untuk melihat sejauh mana standar pelayanan publik benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Mulai dari standar pelayanan, mekanisme pengaduan masyarakat, keterbukaan informasi, sarana dan prasarana pelayanan hingga kepastian prosedur menjadi bagian yang perlu dipastikan berjalan secara optimal.
Kolaborasi antara RSUD Puri Husada dengan Bagian ORTAL Setda Inhil dinilai menjadi bagian penting dalam membangun budaya pelayanan yang tidak hanya memenuhi standar penilaian, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, RSUD Puri Husada Tembilahan menunjukkan komitmen untuk menjadikan penilaian Ombudsman bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum memperkuat kualitas tata kelola dan pelayanan publik.
Bukan hanya mengejar nilai, tetapi membangun kepercayaan. Sebab, ukuran keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya bukan semata-mata angka penilaian, melainkan kepuasan dan rasa percaya masyarakat ketika mendapatkan pelayanan.
Melalui rapat tersebut, RSUD Puri Husada Tembilahan bersama Bagian ORTAL Setda Inhil diharapkan mampu menyatukan langkah, membenahi setiap kekurangan, serta memastikan pelayanan publik semakin profesional, cepat, mudah, dan akuntabel.
Persiapan Ombudsman 2026 pun menjadi momentum bagi RSUD Puri Husada untuk terus berbenah, dari sekadar memenuhi standar menjadi rumah sakit yang menghadirkan pelayanan publik dengan standar terbaik bagi masyarakat Indragiri Hilir.