Dugaan Pembelian Rumah Rp1,5 Miliar Dibantah, Bupati: Tidak Ada Penggunaan Anggaran untuk Pribadi

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Apr 2026 04:42 19 Admin

Namrole, Buru Selatan, kuantan xpress — Dugaan pembelian rumah senilai Rp1,5 miliar oleh Bupati Buru Selatan, Lahmidi, untuk kepentingan pribadi dipastikan tidak benar. Informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut dinilai keliru dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buru Selatan, Ismail S. Difinubun, menegaskan bahwa rumah yang dimaksud bukan merupakan hasil pembelian, melainkan hanya dikontrak oleh pemerintah daerah guna menunjang kebutuhan operasional, khususnya sebagai tempat tinggal Sekretaris Daerah (Sekda).

“Ini perlu diluruskan secara tegas. Tidak ada pembelian rumah seperti yang dituduhkan. Yang ada hanyalah kontrak untuk rumah dinas Sekda, jadi jangan digiring seolah-olah itu untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Penegasan tersebut juga disampaikan langsung oleh Bupati Buru Selatan, Lahmidi, S.H., saat dikonfirmasi pada Selasa (28/04/2026). Ia memastikan bahwa rumah tersebut diperuntukkan sebagai fasilitas sementara bagi Sekda, bukan sebagai aset pribadi maupun hasil pembelian menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Perlu saya tegaskan, itu hanya kontrak untuk rumah Sekda, bukan pembelian. Tidak ada penggunaan anggaran untuk kepentingan pribadi seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Lahmidi, yang merupakan putra asli Buru Selatan kelahiran Kepala Madan, juga menekankan bahwa seluruh penggunaan anggaran daerah telah berjalan sesuai mekanisme serta berada dalam pengawasan yang ketat. Ia menegaskan keterbukaannya terhadap kritik selama disampaikan secara objektif dan berdasarkan fakta.

“Saya tidak anti kritik dan tidak alergi terhadap kritik. Silakan kritik, itu penting untuk perbaikan dan kemajuan daerah. Namun kritik harus disampaikan secara objektif, berdasarkan fakta, dan pada tempatnya, bukan melalui informasi yang tidak benar,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif serta bersama-sama membangun Kabupaten Buru Selatan ke arah yang lebih baik.

Di sisi lain, Ketua IMM Buru Selatan turut mengimbau pemuda, pelajar, dan mahasiswa agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di ruang publik. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Pemuda dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar. Jangan ikut menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya, karena itu bisa merusak kepercayaan publik,” kata Ismail.

(Amar S.)

LAINNYA