Ketua DPRD Inhu Bersama Wabup Hendrizal, Lepas Pacu Sampan Mini Sambut 1 Muharram 1448 H

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 16:25 6 Amat Jaya

Inhu|KX – Tepian Danau Raja, Kecamatan Rengat, kembali bergema Minggu, 14 Juni 2026. Nuansa religius dan budaya Melayu menyatu saat Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hulu Sabtu Pradansyah Sinurat hadir dalam acara pembukaan, sementara Wakil Bupati Indragiri Hulu Hendrizal secara resmi membuka sekaligus melepas kegiatan Pacu Sampan Mini dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Ribuan warga memadati kawasan danau sejak pagi. Unsur Forkopimda Inhu, kepala OPD, Camat Rengat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga masyarakat umum hadir antusias menyaksikan adu kecepatan sampan mini yang sarat filosofi leluhur.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat bersama Wabup Hendrizal menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan sarat nilai budaya dan religius tersebut.

Menurut keduanya, Pacu Sampan Mini bukan sekadar perlombaan atau hiburan semata. Ini adalah wujud nyata upaya melestarikan budaya Melayu yang berlandaskan filosofi “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.

“Pacu Sampan Mini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Hendrizal.

Wabup Hendrizal menegaskan, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah harus dimaknai sebagai waktu untuk introspeksi diri dan memperkuat semangat kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap semangat persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai Islam terus terjaga,” lanjutnya.

Ketua DPRD Sabtu P. Sinurat berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan selama berlomba, dan menjadikan ajang ini sebagai perekat silaturahmi antar warga Kecamatan Rengat.

Pacu Sampan Mini di Danau Raja membuktikan tradisi leluhur tidak lekang oleh zaman. Ketika budaya, agama, dan kebersamaan berjalan seiring, Indragiri Hulu akan semakin kokoh menghadapi masa depan.

LAINNYA