Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Menghadiri Trade Expo Indonesia 2025

Nasional377 Dilihat

Jakarta,Kuantanxpress|Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sukses menyelenggarakan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 ke-40 pada 15–19 Oktober 2025 di Convention Exhibition ICE BSD City, Tangerang, Banten. Acara bertema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries” ini menyoroti capaian perdagangan Indonesia dan strategi ke depan untuk memperkuat posisi RI di pasar global. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kebijakan pemerintah dalam memperkuat perdagangan internasional sudah berjalan sesuai jalurnya. Hal ini tercermin dari lonjakan ekspor sebesar 7% pada 2025, dengan surplus perdagangan mencapai US$ 29 miliar, meningkat signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat US$ 19 miliar.

Zulhas menekankan terdapat tiga program strategis Presiden Prabowo Subianto yang saat ini menjadi fokus utama:

Hilirisasi Industri, yang akan didukung melalui pendirian BPI Danantara.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 82 juta penerima manfaat.

Swasembada Pangan dan Energi, untuk memastikan ketahanan pangan dan energi nasional.

Kalau ini memang agenda kebijakan besar dan berdampak luas, tentu tidak mudah. Perlu kerja sama semua pihak, visi dan misi yang sama, serta filosofi yang selaras,” ujar Zulhas saat membuka Trade Expo Indonesia 2025, Rabu 15 Oktober 2025.

Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kedaulatan pangan bagi peningkatan kapasitas petani Indonesia. Ia mencontohkan potensi industri etanol dan metanol yang bisa mendorong permintaan komoditas lokal.

Bayangkan kemampuan petani kita akan meningkat jika besok kita menuju 10% etanol dan metanol. Industri harus dibangun, sehingga jagung atau singkong yang ditanam akan laku keras karena digunakan untuk produksi etanol dan metanol,” jelas Zulhas. Zulhas optimistis, jika kebijakan perdagangan dan ketahanan pangan ini berjalan baik, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 bisa mencapai 6%.

Mudah-mudahan 6%. Dengan implementasi kebijakan yang tepat, optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sangat realistis,” pungkas Zulkifli Hasan.