
Kuantanxpress.id – INHIL-Pernyataan salah satu anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang menyoroti pelayanan dan dugaan arogansi kepala desa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Desa Belantaraya menuai tanggapan dari tokoh masyarakat dan publik.
Dalam salah satu komentar yang beredar di grup WhatsApp, seorang tokoh masyarakat menilai bahwa persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah desa. Menurutnya, anggota DPRD juga perlu melakukan introspeksi terhadap peran dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
“Sama saja dengan anggota dewannya. Jangan saling menyalahkan. Kira-kira anggota dewan sudah benar-benar menjalankan reses dengan baik dan benar atau belum, karena menurut informasi resesnya nyebeng,” demikian komentar yang disampaikan dalam grup WhatsApp tersebut.
Pernyataan anggota DPRD Inhil yang menyudutkan desa tersebut kemudian mendapat sorotan lebih luas dari masyarakat. Sejumlah kalangan menilai, sebelum mengkritik pemerintah desa, anggota DPRD seharusnya terlebih dahulu mengevaluasi kinerja sendiri, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penyaluran aspirasi masyarakat.
Publik juga mempertanyakan penggunaan serta realisasi dana aspirasi dewan yang dinilai perlu kejelasan terkait peruntukannya. Hal ini dianggap penting agar tidak terjadi kesan standar ganda dalam menilai kinerja antara DPRD dan pemerintah desa.
Jangan hanya bisa menyalahkan desa. Masih banyak hal lain yang perlu dinilai dari kinerja dewan sendiri,” ujar salah satu warga.
Selain itu, masyarakat menilai perlu adanya evaluasi serius terhadap pelaksanaan kegiatan reses anggota DPRD. Pasalnya, beredar informasi bahwa sebagian kegiatan reses dinilai tidak menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Masyarakat berharap anggota DPRD Inhil tidak justru memperkeruh suasana dengan pernyataan yang dianggap provokatif. Sebaliknya, DPRD diharapkan hadir sebagai penyejuk, mampu mencari solusi, serta menjalankan tugas dan fungsinya secara objektif dan bertanggung jawab.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi, bukan saling menyalahkan,” tegas warga lainnya.
Sorotan ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun anggota DPRD Inhil, agar dapat saling introspeksi dan bekerja sama demi kepentingan masyarakat luas serta pembangunan daerah.