Senator Jelita Donal Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pesantren Daarul Muwahhidiin Panyalaian

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Des 2025 12:44 32 Admin

Senator Jelita Donal Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pesantren Daarul Muwahhidiin Panyalaian

Panyalaian (Sumatera Barat) kuantanxpress.id — Senator Republik Indonesia, H. Jelita Donal, Lc., kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dalam rangka kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Mujahidin Pesantren Daarul Muwahhidiin Panyalaian, Jalan Raya Bukittinggi–Padang Panjang KM 4, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Sosialisasi ini diikuti oleh para santri dan seluruh majelis guru Pesantren Daarul Muwahhidiin. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari agenda sosialisasi sebelumnya yang telah dilaksanakan Senator Jelita Donal di Pesantren Daarul Hadist Takziyah, Kota Padang pada Jum’at 12/12/2025

Dalam kegiatan tersebut, Senator Jelita Donal menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertujuan untuk membangun pemahaman kebangsaan Republik Indonesia serta menanamkan rasa cinta tanah air yang kuat di kalangan generasi muda, khususnya para santri sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

Menurutnya, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan tersebut memiliki korelasi yang kuat dan sejalan dengan ajaran Islam.

“Pemahaman kebangsaan yang diperkokoh dengan nilai-nilai ajaran Islam akan membentuk karakter generasi yang kokoh dan tidak mudah tergoyahkan oleh kepentingan materi semata,” ujar Senator Jelita Donal dalam pemaparannya di hadapan para santri.

Sementara itu, tokoh ulama yang turut hadir, Ustadz Kasmon, Lc., menyampaikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan para ulama dan santri.

Ia mengingatkan bahwa laskar santri yang dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan kini telah menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Sebagai generasi penerus, santri hari ini harus seirama dengan semangat perjuangan para pendahulu, agar cita-cita bangsa pasca kemerdekaan dapat terwujud,” tegas Ustadz Kasmon.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara nilai-nilai keislaman dan wawasan kebangsaan, sehingga mampu melahirkan generasi santri yang berakhlak, berkarakter, serta memiliki komitmen tinggi terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Charles Nasution)

LAINNYA