Tokoh Muda Aceh Besar: “Jangan Rusak Niat Baik Bupati dengan Framing Negatif soal PDAM”

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Jul 2025 03:21 37 Redaksi

Aceh Besar – Di tengah dinamika yang berkembang seputar PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, tokoh muda daerah ini, Munazir, menyampaikan pandangannya dengan nada prihatin dan menyerukan pendekatan yang lebih konstruktif dalam membenahi perusahaan daerah tersebut.

“Saya mengamati dengan seksama berbagai isu yang beredar. Banyak narasi yang tampak terburu-buru, bahkan cenderung menggiring opini sepihak. Ini sangat disayangkan,” kata Munazir saat ditemui di Banda Aceh.

Menurutnya, PDAM sebagai tulang punggung pelayanan air bersih harus dibenahi dengan semangat kolaborasi, bukan saling menyalahkan. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah institusi publik dan kepercayaan masyarakat.

“Saya percaya, jika ada niat baik, maka harus pula ditempuh dengan cara yang baik. Jangan rusak semangat perbaikan hanya karena kepentingan sesaat atau framing opini yang tidak utuh,” ujarnya.

Munazir juga menegaskan bahwa pandangannya ini sejalan dengan harapan Bupati Aceh Besar, H. Syekh Muharram Idris, yang sejak awal menekankan pentingnya penataan menyeluruh di tubuh PDAM agar pelayanan publik bisa berjalan maksimal dan profesional.

“Pak Bupati sudah sangat jelas menyuarakan komitmen untuk membenahi PDAM. Kita sebagai generasi muda harus mendukung langkah tersebut, bukan memperkeruh. Ini momentum perbaikan, bukan pertikaian,” lanjutnya.

Sebagai tokoh yang konsisten dalam advokasi isu air bersih dan digitalisasi layanan publik, Munazir mengajak semua elemen untuk turut ambil bagian dalam upaya membenahi PDAM Tirta Mountala, namun dengan cara yang sehat dan terhormat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar rakyat. Maka, pengelolaannya pun harus dijaga dari kegaduhan yang tidak perlu. Kritik boleh, tapi mari dalam semangat membangun,” tutupnya.

LAINNYA