Senator Jelita Donal Soroti Lemahnya Kepedulian Kepala Daerah terhadap Pemberantasan Narkoba

waktu baca 3 menit
Kamis, 16 Okt 2025 10:40 103 Admin

Senator Jelita Donal Soroti Lemahnya Kepedulian Kepala Daerah terhadap Pemberantasan Narkoba

Padang (Sumbar), kuantan Xpress
Wakil Ketua Komite III DPD-RI, H. Jelita Donal, Lc., yang akrab disapa Buya Jell Fathullah, menyoroti lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap upaya pemberantasan narkoba di Provinsi Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Senator asal Sumbar tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat, dalam rangka Inventarisasi Materi Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pada Rabu (15/10/2025) di Ruang Aula BNN Sumbar, Padang.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri oleh Ketua BNN Sumbar Brigjen Pol. Dr. Ricky Yanuarfi, S.H., M.Si., Ketua LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, perwakilan Polda Sumbar, RSJ Prof. HB Saanin Padang, BNN Payakumbuh, BNN Sawahlunto, serta sejumlah lembaga sosial dan instansi pemerintah daerah.

Kurangnya Kepedulian Kepala Daerah

Dalam sambutannya, Jelita Donal mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya dukungan pemerintah daerah dalam upaya pemberantasan narkoba.
Menurutnya, dari 40 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang ada di Sumatera Barat, hanya 18 lembaga yang benar-benar aktif dan berfungsi.

“Ini menunjukkan ada indikasi kepala daerah tidak peduli dalam penanganan narkoba, sehingga dari 40 IPWL hanya 18 yang aktif beroperasi di Sumatera Barat,” tegasnya.

Ia menilai, lemahnya respons pemerintah daerah terhadap program BNN menjadi salah satu faktor utama tidak berjalannya program rehabilitasi dengan efektif.

“Kalau badan ini tidak direspons pemerintah daerah, bagaimana bisa berjalan efektif? Kegagalan ini karena kurangnya kepedulian pemerintah daerah. Seharusnya kepala daerah melalui dinas kesehatan bisa bersinergi. Jangan menganggap penanganan narkoba ini hanya instruksi dari pusat, padahal ini menyangkut masyarakat mereka sendiri,” ujar Buya Jell.

Perlunya Sinergi Lintas Sektor

Lebih lanjut, Senator asal Sumbar itu menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba harus menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah.

“Semua harus peduli. Pemerintah daerah pun seharusnya menjadikan keberhasilan penanganan narkoba sebagai salah satu ukuran kinerja, karena dampaknya sangat besar terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda,” katanya.

Jelita Donal juga mempertanyakan komitmen kepala daerah yang dinilainya masih abai terhadap permasalahan narkoba.

“Masa dari 40 cuma 18 yang berfungsi, apa tidak ada instruksi dari kepala daerah? Ini keliru. Kalau pendidikan saja bisa diperhatikan, kenapa perkara narkoba tidak? Kepala daerah harus peduli, karena rakyat berhak mendapat perlindungan dan keadilan dari pemimpinnya,” tegasnya.

Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Jelita Donal mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak BNN, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat luas.

“Kita harus bekerja bersama. Pemerintah daerah jangan menutup mata, karena satu generasi yang rusak akibat narkoba berarti masa depan bangsa ikut terancam,” pungkasnya.

(Charles Nasution)

Senator Jelita Donal Soroti Lemahnya Kepedulian Kepala Daerah terhadap Pemberantasan Narkoba

LAINNYA