
Kuantanxpress.id – TEMBILAHAN (8/7/2026) – Menandai puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026). Acara peresmian dipusatkan di Kota Dumai dengan mengusung tema besar “Menjembatani Perbedaan, Menggapai Harapan”.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri, Kapolda Riau, Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, serta Wali Kota Dumai. Program sosial-kemasyarakatan berskala masif ini dirancang untuk membuka isolasi geografis, mempererat hubungan antarwilayah, serta menstimulus perekonomian lokal.
Di tingkat daerah, jalannya peresmian diikuti secara virtual oleh jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) dari Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan. Kegiatan daring tersebut dihadiri oleh Wakapolres Inhil Kompol Meitertika, jajaran pejabat utama Polres Inhil, Camat Tembilahan, Lurah Pekan Arba, tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan mahasiswa KKN dari Unri dan siswa sekolah dasar.
Ditemui usai acara, Wakapolres Inhil Kompol Meitertika mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan ini. Ia memaparkan bahwa pada tahap kedua ini, Kabupaten Indragiri Hilir mendapatkan jatah pembangunan sebanyak tujuh unit jembatan yang disebar di lima kecamatan strategis.
”Tujuh jembatan tersebut tersebar di Kecamatan Tembilahan sebanyak dua unit, Kecamatan Batang Tuaka dua unit, Kecamatan Kempas satu unit, Kecamatan Enok satu unit, dan Kecamatan Tempuling satu unit,” jelas Kompol Meitertika.
Meitertika menambahkan, kehadiran jembatan-jembatan baru ini memiliki urgensi yang sangat tinggi bagi mobilitas harian warga. Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi solusi konkret atas kendala transportasi darat yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya anak-anak yang harus menyeberang sungai untuk pergi ke sekolah.
”Kehadiran jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah anak-anak kita dalam menuntut ilmu, tetapi juga menjadi urat nadi baru yang memperlancar arus distribusi barang, menunjang aktivitas pertanian, serta mendongkrak perekonomian masyarakat Inhil secara keseluruhan,” imbuhnya.
Melalui program berkelanjutan Jembatan Merah Putih Presisi ini, Kepolisian Republik Indonesia membuktikan komitmennya bahwa peran Polri tidak sebatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Lebih dari itu, Polri aktif mengambil peran dalam pembangunan nasional yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (Mhd)