Marak Oknum Berorientasi KTA, Kualitas Jurnalisme di Indragiri Hilir Disorot

waktu baca 1 menit
Senin, 14 Sep 2026 14:47 8 Muhammad

 

Ket.gambar ilustrasi.

Kuantanxpress.id – TEMBILAHAN (INDRAGIRI HILIR) — Fenomena maraknya oknum yang mengaku sebagai wartawan berbekal Kartu Tanda Anggota (KTA) tanpa diimbangi kemampuan menulis berita yang berkualitas memicu keprihatinan insan pers dan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

​Kondisi tersebut dinilai mencemari marwah profesi jurnalisme di daerah setempat. Sejumlah oknum dinilai lebih mengandalkan simbol organisasi dan kedekatan dengan pejabat publik ketimbang menyajikan karya jurnalistik yang mendalam, akurat, dan berimbang.

​”Jurnalisme adalah soal tanggung jawab moral dan fakta yang disajikan kepada publik, bukan sekadar memegang KTA atau berfoto di acara resmi. Kartu keanggotaan adalah pendaftaran administratif, bukan bukti kapasitas profesional,” ujar salah satu pengamat dinamika pers lokal di Tembilahan.

​Maraknya pemahaman yang keliru ini dinilai merugikan jurnalis yang bekerja sungguh-sungguh. Banyak pihak mengingatkan agar para wartawan di Indragiri Hilir kembali pada esensi profesi dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​Masyarakat mengimbau seluruh insan pers di Inhil untuk membuktikan keberadaan mereka melalui karya yang mendidik dan mengawal kebijakan publik, bukan menjadikan KTA sebagai ‘topeng’ demi mendapatkan perlakuan istimewa.

LAINNYA