
Kuantanxpress.id – INDRAGIRI HILIR – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuindra terus berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan nasional melalui skema Asta Cita. Pada Senin (14/9/2026), Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Melayu, AIPDA Arif Kurniawan, melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung di lokasi perkebunan Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Kegiatan peninjauan lapangan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini turut melibatkan Bendahara BUMDes Tanjung Melayu, Marwansyah, serta Staf Desa Tanjung Melayu, Muhrizal. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tumbuh kembang bibit jagung pasca-proses penanaman ulang (replanting).
Bhabinkamtibmas AIPDA Arif Kurniawan menyampaikan bahwa pemantauan berkala ini bertujuan untuk mengawal ketercapaian program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Kuindra sekaligus mendeteksi secara dini kendala pertanian yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Dari hasil pemeriksaan fisik di lahan pertanian, tim mendapati beberapa catatan teknis terkait kondisi tanaman:
Kekurangan Pasokan Air: Sebagian area pertanaman jagung mengalami kondisi kering akibat minimnya ketersediaan pasokan air di lokasi.
Pertumbuhan Terhambat:
Sejumlah bibit jagung menunjukkan gejala daun menguning dan pertumbuhan yang terhambat (kerdil) yang disinyalir kuat akibat dampak dehidrasi tanaman.
Pertumbuhan Tidak Merata:
Kondisi vegetatif tanaman jagung di lapangan terlihat belum merata secara keseluruhan.
Atas temuan tersebut, pihak Bhabinkamtibmas bersama pemerintah desa dan pengelola BUMDes segera merumuskan langkah tindak lanjut guna mengoptimalkan penyiraman serta perawatan khusus agar produktivitas lahan jagung dalam program Asta Cita ini dapat diselamatkan dan tumbuh secara optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.