
Kuantanxpress.id – Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman bersama Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengunjungi warga yang menjadi korban serangan monyet liar di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kecamatan Tembilahan Hilir, Minggu (2/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan yang diberikan berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Bupati Herman menyampaikan keprihatinan atas insiden yang mengakibatkan 11 warga mengalami luka gigitan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Inhil telah menjalin komunikasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna memperoleh kepastian mengenai status satwa yang hingga kini masih berkeliaran.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah monyet tersebut merupakan satwa yang dilindungi atau bukan,” ujarnya.
Bupati menegaskan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap penanganan korban, termasuk menjamin seluruh biaya pengobatan.
“Seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung, sehingga masyarakat tidak dipungut biaya,” tambahnya.
Di sela peninjauan, Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto memastikan personel kepolisian bersama tim gabungan tetap melakukan pencarian terhadap monyet liar tersebut. Penyisiran terus difokuskan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian satwa guna mengantisipasi terjadinya korban berikutnya.
Hingga Minggu (2/8/2026), upaya pencarian masih melibatkan personel Polres Inhil, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (DPKP) Kabupaten Inhil, Indragiri Hilir Shooting Club (IHSC), serta masyarakat. Sebelumnya, pencarian telah berlangsung selama lima malam berturut-turut, namun monyet tersebut belum berhasil ditemukan.
Peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil dr. Udin Syafriudin, M.Kes., Camat Tembilahan Ari Syuria, S.E., M.Si., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kabupaten Inhil Junaidi Ismail, Kabag Ops Polres Inhil AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., beserta unsur terkait lainnya.
Salah seorang warga, Sahrul (32), berharap monyet liar itu segera diamankan sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas tanpa rasa khawatir.
“Semoga monyet yang meresahkan masyarakat ini segera tertangkap agar kami bisa kembali tenang beraktivitas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Polres Inhil mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati, tidak melakukan penangkapan secara mandiri, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui keberadaan monyet liar tersebut agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan tepat.