Sambang Dialogis Personel Polres Inhu, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Mei 2026 03:26 9 Amat Jaya

Inhu|KX -Kepolisian Resor Indragiri Hulu (Polres Inhu) terus memperkuat komitmen mendukung program strategis pemerintah di bidang pangan. Melalui pendekatan pemolisian masyarakat yang humanis dan solutif, jajaran kepolisian turun langsung ke lapangan untuk menggerakkan dan memotivasi warga agar memanfaatkan lahan secara produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan yang kokoh mulai dari tingkat desa hingga nasional.

Langkah nyata ini dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 29/5/ 2026, sekira pukul 09.30 WIB hingga selesai. Bertempat di Desa Tasik Juang, Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ), Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Nurdiansyah, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan warga masyarakat yang mengelola lahan pertanian skala kecil.

Pada kesempatan tersebut, fokus pengamatan dan pendampingan diarahkan pada budidaya tanaman timun yang tumbuh subur di lahan pekarangan warga, menjadi contoh konkret bagaimana ruang terbatas dapat bertransformasi menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomi.

Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), AKBP Eka Ariandy Putra, SH.,S.I.K.,M.Si, melalui Kasi Humas Polres Inhu, AIPTU Misran, SH, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam Program Ketahanan Pangan Nasional merupakan bagian tak terpisahkan dari fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, menjaga stabilitas pangan sama pentingnya dengan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, karena ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau adalah kunci kestabilan sosial.

“Kegiatan sambang dialogis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di Desa Tasik Juang adalah bukti nyata kehadiran Polres Inhu di tengah masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bergerak saat ada gangguan kamtibmas, tetapi juga hadir untuk mendampingi masyarakat dalam hal-hal produktif, termasuk pertanian. Pemanfaatan lahan pekarangan yang dioptimalkan untuk tanaman pangan seperti timun, sayuran, atau palawija, adalah langkah cerdas menuju kemandirian pangan keluarga. Jika setiap desa mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat,” jelas AIPTU Misran mewakili Kapolres.

Dalam pelaksanaannya, Bripka Nurdiansyah melangsungkan interaksi langsung dengan para petani dan warga. Ia tidak hanya sekadar meninjau kondisi tanaman, tetapi juga mendengarkan keluh kesah, berbagi wawasan, serta memberikan motivasi agar masyarakat terus rajin bertani dan mengembangkan pertanian mandiri. Kepada warga, ia menyampaikan imbauan agar memanfaatkan setiap jengkal tanah kosong di lingkungan rumah maupun sekitarnya secara optimal, produktif, dan berkelanjutan.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya swasembada pangan di tingkat akar rumput. Polisi hadir untuk mengingatkan dan mengajak warga bahu-membahu memastikan ketersediaan pangan di wilayahnya masing-masing, sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat dikurangi, dan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau.

Gerakan ini menjadi bukti sinergitas yang baik antara Polres Inhu dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung visi pemerintah. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Polres Inhu terus berupaya membangun kesadaran hukum dan kesadaran pangan, menciptakan masyarakat yang tidak hanya aman dan damai, tetapi juga mandiri, produktif, dan sejahtera.

LAINNYA