Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Dorong Sinergi dan Peran Aktif Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Singingi Hilir

waktu baca 4 menit
Senin, 7 Sep 2026 06:56 9 Redaksi

Kuantan Singingi, 7 September 2026 — Upaya meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Mabes TNI di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Pada Senin, 7 September 2026, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan di Aula Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan diikuti oleh unsur pemerintahan, aparat keamanan, instansi terkait, perangkat desa, tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat Kecamatan Singingi Hilir.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Camat Singingi Hilir, Amin Basuki, S.P., M.M., menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih kepada Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI atas pelaksanaan kegiatan penyuluhan di wilayahnya.

Dalam sambutannya, Camat Singingi Hilir menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan semata, tetapi dapat memperkuat kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Singingi Hilir.

Sementara itu, sambutan dari Tim Penyuluh Mabes TNI disampaikan oleh Kolonel Inf. Nur Akhmad. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan serta dukungan dari jajaran Kecamatan Singingi Hilir dan seluruh peserta yang hadir.

Kolonel Inf. Nur Akhmad menjelaskan bahwa kehadiran Tim Penyuluh Mabes TNI merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla, sekaligus membangun sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla dan bersama-sama mengambil langkah nyata untuk mencegahnya,” demikian disampaikan dalam sambutannya.

Memasuki acara inti, materi penyuluhan disampaikan oleh Mayor Arm. Sulkhan. Materi mencakup maksud dan tujuan penyuluhan, berbagai faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Dalam penyampaiannya, Mayor Arm. Sulkhan menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas, antara lain melalui peningkatan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila ditemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran.

Suasana penyuluhan semakin komunikatif saat memasuki sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Nur Akhmad. Enam peserta secara aktif menyampaikan pertanyaan sekaligus berdialog mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan Karhutla di wilayah mereka.

Peserta yang aktif berdialog antara lain Ibu Popi Mariati Popilia, Pj. Kepala Desa Tanjung Pauh; Ibu Siti Aisyah, Kepala Puskesmas Kotobaru; Bapak Marsudi, Ketua BPD Kotobaru; Bapak Aetu Rakhim, Sekretaris Desa Petai; serta Bapak Bakri, Kepala Dusun Sungai Paku.

Berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan peserta dapat dijawab dan diakomodir oleh Tim Penyuluh Mabes TNI. Dialog berlangsung dalam suasana akrab, terbuka dan penuh komunikasi, sehingga kegiatan penyuluhan tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga menjadi forum untuk mendengarkan langsung kondisi dan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Di akhir kegiatan, Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Kes. Endro Utomo, memberikan ulasan umum sekaligus apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif.

Kolonel Endro Utomo menyampaikan bahwa antusiasme peserta dalam berdialog menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian yang tinggi terhadap upaya pencegahan Karhutla. Menurutnya, komunikasi dua arah seperti ini sangat penting agar penyuluhan dapat memberikan manfaat nyata dan mampu menjawab persoalan yang berkembang di masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, dua orang peserta yang dinilai aktif dalam sesi tanya jawab diberikan hadiah menarik oleh Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Singingi Hilir, Danramil, Kapolsek, unsur BKSDA, para Kepala Desa, Ketua BPD, Ninik Mamak desa, unsur sekolah, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat serta perwakilan kepala sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat semakin kuat dalam membangun kesadaran bersama untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.

Kegiatan penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Singingi Hilir berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan penuh suasana kekeluargaan, serta seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dengan baik.

LAINNYA