
Kuantanxpress.id – TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengajak masyarakat untuk tetap waspada sekaligus tidak panik dalam menyikapi gangguan monyet liar yang belakangan meresahkan warga di Kecamatan Tembilahan. Selain mengutamakan keselamatan saat beraktivitas, masyarakat juga diimbau agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenaran dan sumbernya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, mengatakan hingga Rabu (5/8/2026) tercatat 17 warga menjadi korban serangan monyet liar. Pemerintah bersama lintas instansi terus melakukan upaya penanganan di lapangan guna mengantisipasi bertambahnya korban dan mengamankan masyarakat.
Junaidi menegaskan, di tengah situasi yang berkembang, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Ia mencontohkan informasi yang sempat beredar mengenai seorang bayi di Jalan CWC yang disebut menjadi korban serangan monyet. Setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan tidak benar.
“Bayi yang diberitakan menjadi korban monyet di Jalan CWC sebenarnya bukan diserang monyet, melainkan terjatuh atau terpeleset di kamar mandi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari kita pastikan terlebih dahulu kebenarannya kepada pihak yang berwenang,” ujar Junaidi.
Ia juga meminta masyarakat yang melihat keberadaan monyet liar atau memiliki informasi terkait agar segera melaporkannya kepada petugas Damkar maupun Pemerintah Kecamatan Tembilahan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Camat Tembilahan Ari Syuria mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, terutama saat beraktivitas di kawasan yang sebelumnya pernah terjadi serangan monyet liar.
Menurutnya, penanganan gangguan satwa liar membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat kepada petugas serta mengikuti setiap arahan yang disampaikan pemerintah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama membantu petugas dengan memberikan informasi yang benar. Jangan sampai informasi yang tidak jelas justru menimbulkan kepanikan baru di tengah masyarakat,” kata Ari.
Ari juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan empati kepada para korban yang terdampak. Menurutnya, mereka merupakan warga yang sedang mengalami musibah sehingga membutuhkan dukungan dan kepedulian dari semua pihak, bukan menjadi bahan spekulasi maupun penyebaran informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memastikan koordinasi penanganan gangguan monyet liar akan terus dilakukan bersama instansi terkait. Masyarakat diimbau segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil atau Pemerintah Kecamatan Tembilahan apabila melihat keberadaan monyet liar maupun memiliki informasi yang dapat membantu proses penanganan.