KUANTANXPRESS. ID, Fakfak, 13 November 2025 — Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) terus memperkuat langkah transformasinya menuju institusi vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui kegiatan Tata Kelola Kelembagaan yang digelar selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 November 2025, Polinef menegaskan komitmen dalam membangun sistem manajemen kampus yang transparan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Muhammad Nur, pada Senin (10/11). Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya tata kelola yang baik sebagai fondasi utama pengembangan institusi pendidikan vokasi.
“Tata kelola kelembagaan yang berkualitas menjadi dasar bagi Polinef dalam mewujudkan visi sebagai kampus vokasi unggul dan relevan dengan kebutuhan industri. Kami ingin memastikan seluruh proses manajemen berjalan transparan, akuntabel, dan sinergis,” ujar Muhammad Nur.
Selama kegiatan berlangsung, berbagai aspek kelembagaan menjadi fokus pembahasan — mulai dari perencanaan strategis, efektivitas manajemen sumber daya, hingga optimalisasi kerja sama lintas unit. Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran struktural, dosen, tenaga kependidikan, serta pengurus koperasi kampus, menjadikannya forum yang inklusif dan kolaboratif.
Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri oleh mitra eksternal yang terdiri dari unsur masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Polinef untuk menjalin kemitraan berkelanjutan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga setiap langkah penguatan kelembagaan turut berdampak positif pada peningkatan relevansi pendidikan vokasi di tengah kebutuhan riil pasar kerja.
Politeknik Negeri Fakfak Gelar Kegiatan Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan
Setelah melalui serangkaian pembahasan dan perumusan, Polinef menyatakan kesiapannya untuk segera mengimplementasikan hasil kegiatan tersebut. Fokus utama diarahkan pada transparansi anggaran, penyempurnaan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta penguatan sinergi antar unit kerja.
Melalui langkah-langkah tersebut, Polinef optimis dapat menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan bagi mahasiswa.
Diduga Adu Mekanik Dengan Istri Eks Polisi, Anggota Polres Kuansing Aiptu I Digerebek Warga
“Kami percaya, tata kelola yang kuat akan melahirkan sistem pendidikan yang lebih bermutu, efisien, dan berdampak nyata. Dengan itu, Polinef siap mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” tutup Muhammad Nur.(*)
Mirwan






