
Hulu Kuantan, Kuantan Singingi — 31 Agustus 2026. Dalam upaya meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Hulu Kuantan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Kes Endro Utomo, bersama enam personel. Tim melaksanakan tugas berdasarkan perintah Panglima TNI yang merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
Kegiatan penyuluhan diikuti sekitar 100 peserta, terdiri dari Plh. Camat Hulu Kuantan Eka Handayani, S.E., Danramil 08/Kuantan Mudik Kapten Inf Aprison, Kapolsek Hulu Kuantan AKP Padunuan Aris Suranta, S.H., M.H., para kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Hulu Kuantan, pelaku usaha perkebunan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.
Dalam sambutannya, Plh. Camat Hulu Kuantan Eka Handayani, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Penyuluh Mabes TNI yang telah hadir secara langsung di tengah masyarakat.
“Kehadiran Tim Mabes TNI merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. Pemerintah Kecamatan Hulu Kuantan siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para pemilik lahan dan seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, selain dapat menimbulkan bencana dan merusak lingkungan, pembakaran hutan dan lahan juga memiliki konsekuensi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kolonel Kes Endro Utomo mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Penyuluhan ini bukan untuk menggurui, karena kita semua sudah memahami bahwa Karhutla harus dicegah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Materi penyuluhan selanjutnya disampaikan oleh Letkol Laut Sigit, yang memberikan pemahaman mengenai pencegahan, kesiapsiagaan, serta langkah-langkah penanggulangan Karhutla. Penyampaian materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari peserta.
Danramil 08/Kuantan Mudik Kapten Inf Aprison dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi siapa pun, baik pelaku usaha perkebunan, pemilik kebun maupun masyarakat, untuk melakukan pembakaran dalam membuka ataupun membersihkan lahan.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Hulu Kuantan AKP Padunuan Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Tim Penyuluh Mabes TNI merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam menghadapi ancaman Karhutla.
“Mari kita semua mendukung program ini. Kepada para pelaku usaha perkebunan agar menyediakan fasilitas pemadam serta tenaga yang memadai sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan apabila terjadi kebakaran,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pelaku usaha perkebunan juga menunjukkan kesiapan sarana pemadaman sederhana yang digunakan untuk mendukung penanggulangan Karhutla. Di antaranya ditunjukkan oleh PT Udaya Lohjinawi, perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Hulu Kuantan, serta PT TAL, perusahaan pengolahan sawit di Kecamatan Hulu Kuantan.
Untuk membangun suasana yang lebih interaktif, Ketua Tim Kolonel Kes Endro Utomo juga memberikan kuis berupa pertanyaan seputar materi Karhutla kepada peserta. Kegiatan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat, terlebih dengan adanya pemberian hadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada masyarakat dan diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar. Antusiasme masyarakat terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti penyuluhan, diskusi, maupun kuis yang diberikan.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI berharap kesadaran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat semakin meningkat, sehingga pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Mencegah Karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga hutan, lingkungan, masyarakat, dan masa depan.